PEREMPUAN PERTAMA DI PUCUK PARLEMEN

image

KOMPOSISI  keanggotaan DPRD Kabupaten Pekalongan yang terpilih dalam periode 2014-2019 tercatat dalam sejarah sebagai yang istimewa bagi kaum perempuan.Hj Hindun dari Fraksi PKB terpilih menjadi perempuan pertama yang memimpin pucuk Parlemen di Kabupaten Pekalongan.

Hindun yang lahir di Pekalongan pada 6 September 1969 memang sudah lama berkiprah di berbagai organisasi dan kegiatan kemasyarakatan. Namun jalan menuju Ketua DPRD tidaklah didapatkan dengan mudah.

 Dia harus bertarung dalam pemilihan umum bersaing mendapatkan simpati pemilih bukan hanya melawan sesama partai namun calon legislator dari partai lainnya.Meski begitu Hindun mengaku tidak pernah merasa minder meski dirinya seorang perempuan. “Saya menghadapinya dengan biasa-biasa saja, saya mengikuti proses dan prosedur biar saja rakyat yang memilih,”  jelas ibu dari empat anak.

 Dia tahu risikonya saat nanti harus menjadi wakil rakyat termasuk sering meninggalkan keluarganya. Dia mengaku harus siap membagi waktu antara memimpin parlemen dengan menjadi ibu rumah tangga.

 

Bekal dari Menjadi Guru

Sebagai DPRD perempuan, Hindun ingin berpengaruh dalam perumusan kebijakan yang prorakyat apalagi posisinya kini adalah Ketua Dewan. DPRD punya fungsi legislasi, kontrol dan bugeting.

   Dalam menjalankan fungsi itu harus direalisasikan dengan bagus karena kadang ada kebijakan kurang tepat sehingga harus diluruskan. “Saya punya amanah lebih dan keluarga mendukung penuh, apalagi karena sudah pernah jadi anggota  dewan sebelumnya,”.

 Hindun yang sudah dua periode menjadi wakil rakyat dan kini kembali mencalonkan diri sebagai CALON DPRD periode 2019-2024 di daerah pemilihan yang sama Wiradesa, Tirto, Siwalan dan Wonokerto  menjadi anggota DPRD Periode 2004-2009 dan 2009-2014, sebelumnya adalah seorang guru. ‘’Setelah menjadi anggota DPRD tidak mengajar lagi dan  lebih fokus menjadi wakil rakyat sehingga bisa menjalankan tugas dengan baik,  agar bisa bermanfaat untuk orang lain harus ada yang kita fokuskan,” tuturnya

 Bekal saat jadi guru kata dia memberikan wawasan dan pengetahuan luas terutama ketika melaksanakan tugas budgetting di Bidang Pendidikan. Pengalaman itu yang memperkaya bekal referensi saat mengambil kebijakan dalam proses legislasi maupun budgetting.

 

Ingin Bermanfaat

Hindun jadi anggota DPRD karena ingin  banyak bermanfaat bagi orang lain sebagai bentuk pengabdian kita kepada bangsa dan Negara. Motivasinya agar menjadi manusia yang bermanfaat

 Menjadi Ketua DPRD bukanlah pekerjaan ringan karena harus benar benar bisa merangkul semua golongan dan kepentingan yang ada di dalam parlemen yang merupakan representasi aspirasi warga.

 Menjadi DPRD kata  dia, tanggungjawabnya besar kepada masyarakat, bangsa dan negara serta Kepada Yang Kuasa. Sebagai wakil rakyat, Hindun berharap bisa mengabdikan dirinya melalui kursi parlemen dan bisa melaksanakan semua tugas dan fungsi wakil rakyat sehingga bisa ikut membangun Kabupaten Pekalongan menjadi lebih sejahtera.

 

Thu, 28 Feb 2019 @12:33

Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru

Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

Copyright © 2019 Hindun.info · All Rights Reserved
powered by sitekno